Asma Malaikat

Asma malaikat

Asmak Malaikat adalah sebuah ajaran spiritual jawa yang inti ajarannya adalah memohon kepada Tuhan agar kita diberi pertolongan melalui perantara malaikat-Nya. Asmak Malaikat yang berasal dari Sunan Muria ini bukanlah ajaran agama tertentu, melainkan sebuah tradisi yang mengajarkan suatu teknik olah batin dan usaha spiritual yang diyakini bisa menjadi jalan meraih tujuan tertentu.

Apabila dibenarkan menggunakan istilah “ilmu” untuk menyebut tradisi ini, maka Asmak Malaikat bisa disebut sebagai salah satu bentuk dari ilmu metafisika, ilmu supranatural, ilmu paranormal, ilmu spiritual, ilmu kasepuhan (kejawen), ilmu batin, ilmu mistik, ilmu esoterik, atau ilmu gaib. Dalam bahasa kita sehari-hari, tidak ada kesepakatan mengenai definisi berbagai istilah ilmu non-ilmiah ini. Setiap praktisi spiritual mempunyai pengertian yang berbeda-beda. Namun kami rasa, semua orang bisa memahami dengan mudah bahwa yang dimaksud dengan ilmu metafisika dan semacamnya itu adalah sebuah ajaran tentang perilaku-perilaku tertentu untuk melatih kekuatan spirit (energi jiwa/roh) atau energi yang tidak terlihat.

Menurut arti bahasa, Asmak Malaikat terdiri dari dua kata dari bahasa arab, yaitu Asmak (asma’) yang artinya nama dan Malaikat adalah makhluk gaib dari cahaya yang bertugas mengurusi perputaran kehidupan dunia, termasuk memberi bantuan kepada manusia yang dikehendaki Tuhan. Malaikat merupakan ciptaan Tuhan yang terpelihara daripada perbuatan jahat. Mereka tidak bernafsu, tidak punya keinginan, tidak berjenis kelamin, tidak bersuami atau isteri, tercipta tanpa proses seksual ayah-ibu dan tidak beranak.
Para Malaikat tidak tidur, tidak makam serta tidak minum dan selalu mematuhi perintah Tuhan. Mereka mampu menjelma dalam bentuk apa saja yang dikehendaki dengan izin Tuhan. Sebenarnya, jumlah malaikat banyak sekali. Tidak ada yang tahu secara pasti berapa jumlahnya. Namun umumnya orang hanya mengenal beberapa nama malaikat yang disebutkan dalam kitab suci.

Menurut keterangan Mbah Ahmad Anshori (penemu Asmak Malaikat), setiap orang yang mengamalkan Asmak Malaikat -untuk selanjutnya kami sebut “Praktisi Asmak Malaikat” atau “praktisi” saja-, maka dirinya selalu dilindungi oleh beberapa malaikat. Nama-nama malaikat yang diyakini membantu praktisi Asmak Malaikat disebutkan satu per satu dalam kalimat afirmasi Asmak Malaikat Tingkat Tiga. Namun karena indera manusia secara “default” tidak dirancang untuk bisa melihat dan berkomunikasi dengan malaikat, maka umumnya hanya pancaran energi dari malaikat saja yang bisa dirasakan manusia. Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan, apabila seorang Praktisi Asmak Malaikat akan bisa melihat dan berkomunikasi dengan Malaikat. Semua itu tentunya dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa.

Asmak Malaikat terdiri dari 5 tingkatan. Tingkat 1, 2 dan 3 adalah tingkatan murid yang boleh dipelajari semua orang tanpa persyaratan khusus. Sedangkan tingkat 4 dan 5 hanya diturunkan kepada murid yang dianggap cukup bijaksana untuk menjadi seorang Master / Guru. Setiap tingkatan Asmak Malaikat memiliki kalimat afirmasi masing-masing yang isinya mencerminkan ajaran dan manfat Asmak Malaikat. Kalimat afirmasi bisa diibaratkan sebagai kunci untuk membuka sebuah pintu energi.
Seseorang yang tahu atau bisa mengucapkan kalimat afirmasi Asmak Malaikat, belum tentu bisa mengambil manfaat dari bacaan afirmasi tersebut, kecuali orang tersebut sudah mendapatkan mendapat restu dari seorang Master melalui proses yang kita sebut attunement (pembukaan/penyelarasan energi).

Dewasa ini, Asmak Malaikat telah diamalkan oleh ratusan (atau mungkin ribuan) pelaku spiritual yang belajar langsung dari Mbah Anshori maupun dari murid-murid Mbah Anshori yang dipercaya untuk mengetahui rahasia tertinggi Asmak Malaikat. Murid-murid Mbah Anshori ini pun ada yang mengembangkan sendiri Asmak Malaikat untuk berbagai keperluan. Anda jangan heran, jika suatu saat Anda mendapatkan ajaran yang mirip atau sama dengan Asmak Malaikat, tetapi guru yang mengajarkannya menyebutnya dengan nama yang berbeda. Guru yang demikian itu tentu punya tujuan dan alasannya masing-masing. Sedangkan bagi Pak Narendra lebih senang menjelaskan Asmak Malaikat secara apa adanya kepada murid.

Sebagian orang menganggap bahwa Asmak Malaikat adalah ilmu spiritual yang hanya berfungsi untuk keselamatan, atau ada yang malah menilainya sangat rendah dengan menyebut Asmak Malaikat sebagai “Ilmu Kebal”. Menurut kami, Asmak Malaikat adalah ajaran spiritual yang mengajarkan kita untuk mendapatkan potensi spiritual tidak terbatas. Sejauh Tuhan masih menghendaki, maka berbagai kemampuan spiritual bisa kita dapatkan dengan perantaraan ajaran Sunan Muria ini.
Sampai saat ini, atas pertolongan Tuhan, kami telah berhasil mengembangkan Asmak Malaikat untuk berbagai keperluan selain untuk keselamatan. Diantaranya yang paling populer adalah untuk pengobatan berbagai penyakit yang dianggap tidak bisa disembuhkan secara medis, meningkatkan kepercayaan diri, ketenangan batin, kesadaran spiritual, dan kepekaan rasa untuk menerima isyarat dari alam.

Asmak Malaikat yang kami ajarkan kepada murid sangat unik karena sudah berkembang sedemikian rupa sehingga cara mempelajarinya menjadi lebih mudah. Manfaatnya pun berkembang menjadi lebih banyak dan dinamis. Manfaat Asmak Malaikat selalu bertambah sejalan dengan pengalaman para praktisinya. Kami yakin, masih banyak manfaat Asmak Malaikat yang belum terungkap. Kelak Anda pun bisa menemukan manfaat Asmak Malaikat yang belum pernah diketahui sebelumnya.
Murid yang mempelajari Asmak Malaikat tetap boleh mempelajari ajaran mistik, spiritual atau ilmu metafisika lain. Tidak akan ada pertentangan dan tidak akan menimbulkan efek samping negatif. Yang ada, semua latihan akan saling mendukung. Kabar baik bagi praktisi olah nafas, tenaga dalam, yoga, Rei Ki dan orang yang gemar meditasi, bahwa Asmak Malaikat sangat mudah dan cepat dirasakan oleh mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan berbagai latihan metafisika.

Apakah ini termasuk “Ilmu Khodam Malaikat” ?

Jawabnya bisa “YA” dan bisa juga TIDAK, tergantung apa pengertian Anda tentang istilah “khodam”. Apabila yang Anda maksud “khodam” adalah makhluk yang bersedia membantu/melayani semua keinginan dan pertintah Anda – tidak perduli itu perintah baik atau buruk – maka kami tegaskan bahwa Asmak Malaikat bukanlah Ilmu Khodam Malaikat. Dan kami tegaskan pula, bahwa Malaikat tidak diciptakan untuk “diperbudak” oleh manusia. Malaikat tidak akan membantu manusia dalam keburukan dan tidak bisa diperintah sesuka hati manusia, sesakti apapun manusia itu. Apabila ada seseorang yang menawarkan kepada Anda sebuah ilmu agar Anda bisa “memperbudak” malaikat, maka sudah pasti ini kebohongan besar.
Akan tetapi, Apabila yang Anda maksud “khodam” adalah makhluk gaib yang membantu Anda secara sukarela (tanpa meminta imbalan), dan Anda tidak berhak memerintah sesuka hati Anda, melaikan karena doa yang Anda haturkan diabulkan oleh Tuhan, dan kemudian Tuhan mengutus makhluk tersebut sebagai penolong Anda, maka Asmak Malaikat boleh disebut sebagai “ILMU KHODAM MALAIKAT”.

Sekilas Sejarah Asmak Malaikat

Hamba Tuhan yang mendapatkan anugerah sebagai penyampai Asmak Malaikat adalah Mbah Ahmad Anshori yang lahir di Jepara pada tahun 1931. Awalnya beliau tidak menyangka dan tidak berharap bisa bertemu dengan roh Sunan Muria yang membimbingnya menguasai Asmak Malaikat. Karena maksud meditasi-nya di Gunung Muria hanya untuk menenangkan batin. Beliau berpuasa setiap hari, beribadah, dan banyak menyebut Nama Tuhan setiap saat. Beliau hanya ingin melepaskan emosi-emosi negatif yang timbul akibat masalah kehidupan yang selalu membuatnya tidak bahagia.

Awalnya Mbah Anshori berniat melakukan meditasi di dekat Makam Sunan Muria, tetapi karena banyaknya peziarah, maka meditasinya terasa kurang tenang. Akhirnya beliau memutuskan untuk melakukan meditasi di dekat makam Raden Gadung Sorso Kusumo yang merupakan Paman Sunan Muria. Letak makam Raden Gadung sekiatar 500 meter dari makam Sunan Muria.
Singkatnya, setelah sekitar dua tahun Mbah Anshori melakukan meditasi, pada suatu malam di tahun 1978, beliau ditemui seseorang yang memperkenalkan diri sebagai Pangeran Gadung Sosro Kusumo dan menawarkan untuk mempertemukan Mbah Anshori dengan Sunan Muria. Mbah Anshori menegaskan bahwa saat itu beliau tidak bermimpi. Beliau sadar sepenuhnya ketika berjalan mengikuti Pageran Gadung dari makam Pangeran Gadung menuju makam Sunan Muria. Bahkan dia juga bisa mendengar suara langkah kaki Raden Gadung, menandakan perwujudan Roh Raden Gadung adalah asli, bukan penjelmaan dari jin.

Selanjutnya, Mbah Ansori dipertemukan pada Sunan Muria. Pada pertemuan awal itu, tidak banyak yang disampaikan Sunan Muria kepada Mbah Anshori. Sunan Muria hanya berpesan  jika Mbah Anshori hendak menemuinya, ucapkan salam saja dari jarak jauh dengan suara lirih.
Mbah Anshori pun kembali ke makam Pageran Gadung guna meneruskan meditasinya. Hingga suatu saat ada petunjuk untuk ziarah ke makam Sunan Muria lagi. Maka, beliau ingat pesan Kanjeng Sunan agar mengucapkan salam dari kejauhan. Yang kemudian terjadi, Sunan Muria menjawab salamnya. Kemudian beliau melihat dan berdialog dengan roh Sunan Muria. Pada kesempatan kedua itu, Kanjeng Sunan Muria mengajarkan Mbah Anshori tentang Asmak Malaikat Tingkat 1.

Afirmasi atau doa yang diucapkan oleh Sunan Muria, begitu terdengar oleh Mbah Anshori, menjadikan beliau langsung hafal tanpa harus ada usaha untuk mengingat. Setelah mendapatkan ajaran Asmak Malaikat Tingkat 1, Mbah Anshori turun gunung untuk mengamalkan ilmunya di masyarakat. Meskipun waktu itu Mbah Anshori belum tahu secara pasti apa manfaat afirmasi yang diajarkan oleh Sunan Muria.

Mbah Anshori kemudian mengajarkan afirmasi Asmak Malaikat Tingkat 1 kepada beberapa orang di desa Bengkal, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seperti telah direncanakan Tuhan, Mereka yang mendapatkan pelajaran dari Mbah Anshori kemudian mendapatkan ujian untuk membuktikan manfaat Asmak Malaikat. Sebagian dari mereka dengan tidak sengaja, terlibat perkelahian dengan orang yang menggunakan senjata tajam. Dengan pertolongan Tuhan, serangan senjata tajam tidak melukai murid Mbah Anshori tersebut.

Kejadian aneh ini kemudian dilaporkan kepada Mbah Anshori. Kejadian itu membuat Mbah Anshori menduga bahwa wejangan dari Sunan Muria adalah ilmu untuk keselamatan. Merasa mendapatkan ilmu baru yang belum sempurna, Mbah Anshori kembali ke Gunung Muria untuk melakukan meditasi. Hari demi hari, Petunjuk Kanjeng Sunan Muria terus membimbingnya. Dalam kurun waktu sekitar dua bulan, Mbah Ahmad Anshori  telah sempurna menguasai Asmak Malaikat tingkat 1 sampai 5 dan Sahadat Pamungkas. Kanjeng Sunan Muria pun mengajarkan bagaimana cara menurunkan Asmak Malaikat kepada orang lain.

Setelah selesai semua pelajaran yang diberikan oleh Sunan Muria, Mbah Anshori menguasai 5 tingkatan ilmu Asmak Malaikat, dan satu ilmu sebagai penutup yang diberi nama Sahadad Pamungkas atau “kesaksian terakhir”. Sifat Asmak Malaikat lebih cenderung pada pertahanan (defensif), sedangkan Sahadad Pamungkas bersifat ageresif (menyerang dan mempengaruhi fisik dan pikiran). Sahadat Pamungkas adalah suatu ilmu yang berdiri sendiri, bukan termasuk tingkatan Asmak Malaikat. Akan tetapi, menurut tradisi, seorang murid sebaiknya sudah belajar Asmak Malaikat Tingkat 3 sebelum mempelajari Sahadat Pamungkas.

Catatan : Dalam ajaran kejawen, khususnya Asmak Malaikat yang diajarkan oleh Mbah Ahmad Anshori, memang tidak pernah dibahas adanya cakra-cakra yang diaktifkan dan diselaraskan ketika proses attunement. Akan tetapi bukan berarti Asmak Malaikat tidak berpengaruh terhadap cakra, aura, tubuh eterik (tubuh halus atau tubuh energi), nadi (saluran energi), dan energi kundalini. Setiap jenis energi eterik (energi metafisik), apapun orang menamakannya, disadari ataupun tidak, pasti akan berhubungan dengan sistem cakra – atau lebih tepatnya sistem tubuh eterik –  yang ada pada setiap manusia. Cakra merupakan organ metafisik yang mengolah berbagai jenis energi untuk tubuh fisik, jiwa, dan roh manusia.

Diantara para guru Asmak Malaikat, sepertinya Master Narendra-lah yang pertama kali membahas hubungan Asmak Malaikat dengan cakra. Mungkin karena dari sejumlah guru Asmak Malaikat, hanya Master Narendra yang sempat mempelajari secara mendalam tentang reiki, yoga, dan kundalini.

Secara ringkas manfaat setiap tingkatan Asmak Malaikat adalah:

Membuka dan mengaktifkan cakra mahkota sebagai jalan masuknya energi malaikat. Manfaat Asmak Malaikat bagi diri sendiri untuk keselamatan, pengobatan, pembersihan energi negatif, kebangkitan tenaga dalam dasar, kepercayaan diri, ketenangan batin dan sebagainya. Menurut keterangan Mbah Anshori, seorang yang baru mempelajari Asmak Malaikat tingkat 1, masih bisa diserang oleh orang lain yang ingin melukai, tetapi serangan apapun tidak akan menimbulkan rasa sakit atau luka.

Membuka dan mengaktifkan cakra telapak tangan untuk menyalurkan energi kepada orang lain. Membuka dan mengaktifkan cakra jantung untuk kelancaran penyaluran Energi Malaikat. Mulai bisa memanfaatkan Asmak Malaikat untuk melindungi dan mengobati penyakit orang lain. Melumpuhkan orang yang beniat jahat dalam jarak sekitar 1-5 meter dari tubuh Anda. Dengan demikian, tidak ada serangan yang menyentuh kulit Anda.

Pembukaan dan pengaktifan cakra pusar dan cakra tantien (pusat tenaga dalam) untuk memaksimalkan proses pembentukan Tenaga Dalam. Pembersihan menyeluruh pada tubuh eterik, pemurnian energi, dan pembersihan seluruh cakra utama, cakra minor, dan saluran-saluran energi untuk persiapan menjadi Master Asmak Malaikat. Energi perlindungan tingkat tinggi, menarik energi berbagai unsur logam untuk pertahanan, menangani gangguan sihir tingkat tinggi. Mengobati penyaki kronis.

Mendapatkan hak untuk memberi attunement tingkat 1 sampai 3. Menguasai teknik penyaluran energi malaikat kepada benda mati atau makhluk hidup untuk perlindungan dan pengobatan jarak dekat maupun jarak jauh. Meningkatkan kepekaan telapak tangan (pembersihan dan pengaktifan sempurna untuk cakra telapak tangan) untuk deteksi energi.

Mendapatkan hak untuk memberi attunement tingkat 1 sampai 4. Penyempurna Asmak Malaikat. Mengobati gangguan otot dan tulang. Tanpa disentuh, posisi otot dan tulang yang salah akan dibetulkan oleh Energi Malaikat. Membuka cakra ajna dan cakra mahkota lebih aktif, meningkatkan kesadaran diri, mepertajam intuisi, lebih peka pada isyarat alam,  menjadi manusia yang bahagia dan tenang batinnya dalam kondisi apapun, dan berbagai manfaat lainnya. Meditasi afirmasi tingkat 5 secara bertahap akan mengaktifkan seluruh cakra mayor dan minor, memunculkan berbagai potensi spiritual yang bisa Anda manfaatkan.

Aji Sahadat Pamungkas

Membangkitkan tenaga dalam tingkat tinggi, pukulan jarak jauh kepada orang berniat jahat atau marah. Memantulkan (mengembalikan) kejahatan kepada pelakunya, memberi pelajaran kepada orang yang jahat agar bertobat, meredam amarah, meluluhkan hati, menjinakkan binatang buas, orang yang menghina menjadi hormat, rasa benci menjadi kasih kaming dan sebagianya.

Manfaat Asmak Malaikat dan Sahadat Pamungkas terus berkembang, seiring pengembangan dan pengalaman para praktisi selama mempelajari Asmak Malaikat. Banyak manfaat yang kemudian diketahui setelah terjadi suatu peristiwa. Terus terang kami tidak bisa memberi batasan manfaat apa saja yang bisa didapat dengan mempelajari Asmak Malaikat. Kami rasa, terbuka bagi siapapun untuk mengembangkan potensi Asmak Malaikat yang masih menjadi misteri. Sejauh Tuhan berkehendak, sejauh itulah kemampuan spiritual yang bisa kita dapatkan dari Asmak Malaikat.

Orang Pertama Yang Mendapatkan Asmak Malaikat

Sejauh pengetahuan kami, hanya Mbah Ahmad Anshori yang mendapatkan pelajaran langsung dari Sunan Muria tentang Asmak Malaikat ini. Kami tidak memastikan bahwa Mbah Anshori adalah satu-satu-nya, tetapi perlu diwaspadai dan ditelusuri kejujurannya jika suatu saat Anda bertemu orang yang mengaku mendapatkan Asmak Malaikat langsung dari Sunan Muria. Mbah Anshori mengajarkan Asmak Malaikat kepada ratusan atau mungkin ribuan murid. Sebagian murid Mbah Anshori juga mengajarkannya kepada murid lain, begitu seterusnya. Jadi tidak heran, jika suatu saat Anda mendapatkan ajaran Asmak Malaikat yang kurang lengkap atau bahkan diselewengkan, dikarenakan sifat, pemahaman dan tujuan manusia (baca : murid Mbah Anshori) yang berbeda-beda.

Waktu Mbah Anshori mendapatkan Asmak Malaikat (tahun 1978), Sunan Muria secara fisik memang sudah meninggal dunia. Namun para pelaku spiritual dan sebagian besar orang beragama meyakini bahwa “roh orang suci” tetap bisa memberikan bimbingan kepada manusia di dunia.
Mungkinkah Asmak Malaikat pernah diajarkan Sunan Muria saat masih hidup di dunia ? Kami tidak tahu pasti mengenai hal ini. Sejauh pengetahuan kami dan pencarian informasi selama ini, belum ada orang yang mengaku mendapatkan Asmak Malaikat secara turun-temurun yang mana ajaran tersebut disampaikan oleh Sunan Muria saat masih hidup di dunia.

Pantangan Pemilik Asmak Malaikat

Mbah Anshori pernah menjelaskan, bahwa praktisi Asmak Malaikat tidak boleh melakukan 3 hal dengan sengaja seumur hidupnya. Jika hal itu dilanggar, maka kemampuan spiritual yang dimilikinya akan luntur, dan untuk mengembalikannya dia harus mendapatkan attunement dari gurunya lagi. Tiga hal tersebut adalah:

Tidak boleh memakan daun atau buah mengkudu.
Tidak boleh memengang kendi (teko atau tempat air minum dari tanah khas jawa) yang sedang dipegang orang lain.
Tidak boleh menyatukan/menempelkan telapak kaki kanan dengan kiri.

Tanpa maksud meremehkan tradisi dan keyakinan guru kami (Mbah Anshori), kami memperbolehkan murid untuk melakukan 3 hal di atas. Dengan syarat murid tidak punya keyakinan bahwa melakukan 3 hal di atas bisa menghilangkan kemampuan spiritualnya. Sebenarnya, apa yang terjadi pada diri kita adalah dari buah pikiran dan keyakinan kita sendiri. Kami mengatakan demikian bukan asal bicara. Kami telah melakukan percobaan kepada beberapa murid. Kepada sebagian murid kami beri pantangan seperti di atas, dan kepada sebagian lagi kami mengatakan bahwa Asmak Malaikat tidak ada pantangan.

Setelah beberapa lama, kami perintahkan semua murid untuk memakan buah mengkudu. Kami tidak menjelaskan alasan apapun ketika memerintah mereka memakan buah yang dilarang tersebut. Apa yang terjadi kemudian? Murid yang kami beritahu tentang adanya pantangan, seketika hilang kepercayaan dirinya, dan kemampuan spiritualnya pun menurun drastis. Baru setelah kami lakukan attunement ulang kemampuan spiritual mereka kembali normal. Di lain pihak, murid yang belum tahu adanya pantang tersebut tidak mengalami penurunan kemampuan spiritual.
Jadi kesimpulan kami, mengenai 3 pantang di atas adalah tergantung pikiran Anda meyakininya. Kami tidak memberi pantangan apapun kepada murid yang belajar Asmak Malaikat. Namun bagi yang meyakini 3 hal di atas bisa membuat kemampuan spiritual Anda berkurang, sebaiknya Anda mematuhi pantangan tersebut.

Kalau memang boleh dilanggar, Apa tujuan diberlakukannya larangan atau pantangan di atas? – Pantangan merupakan salah satu cara guru-guru ilmu kejawen untuk mendidik murid agar bersifat mawas diri (waspada) dan sebagai tanda penghargaan terhadap ilmunya. Dengan adanya pantangan, maka seumur hidupnya, murid akan berhati-hati, waspada, menjaga perbuatan agar jangan sampai melanggar pantangan. Karena adanya pantangan pula, akan terlihat manakah murid yang sungguh-sungguh dalam belajar dan menghargai ilmu. Murid yang meremehkan ilmu dan tidak serius ingin belajar, suatu saat pasti akan berani melanggar pantangan.
Kalau Pak Narendra bagaimana? – Sebenarnya Bapak Narendra tidak meyakini, bahwa melakukan tiga hal yang dilarang tersebut akan menyebabkan hilangnya bantuan dari para Malaikat yang menjadi “khodam” Ilmu Asmak Malaikat. Namun, ada satu ucapan (yang bisa dikatakan sebagai janji) kepada guru Bapak Narendra, Mbah Ahmad Anshori. Sebelum Bapak Narendra menerima Asmak Malaikat, Mbah Anshori menjelaskan tiga pantangan tersebut. Bapak Narendra kemudian menyanggupi untuk tidak melakukan pantangan itu seumur hidup kami, kecuali dalam kondisi terpaksa. Maka bisa dikatakan Bapk Narendra juga mematuhi tiga pantangan Asmak Malaikat tersebut.

Anda sudah mengerti sekarang. Pantangan hanyalah salah satu bentuk latihan kewaspadaan dan cara menghargai subuah ilmu spiritual jawa. Nah, Anda sebagai orang yang berpikiran maju, silakan mengolah sendiri. Apakah Anda akan mematuhi pantangan Asmak Malaikat atau memilih belajar Asmak Malaikat tanpa pantangan.

Kita tahu, bahwa Malaikat adalah makhluk yang diberi kemampuan komunikasi langsung dengan Tuhan. Dalam hal ini, mereka melindungi dan membantu pengamal Asmak Malaikat atas izin dan kehendak Tuhan. Oleh karena itu, sudah pasti bahwa semua “keajaiban” yang terjadi pada pengamal Asmak Malaikat adalah karena berkat Tuhan semata. Sama sekali, tidak ada unsur energi yang berasal dari jin atau makhluk astral selain malaikat.

PROSES ATTUNEMENT

Attunement adalah proses penyelarasan yang dibantu oleh seorang guru untuk menghubungkan jiwa-raga seorang murid dengan Energi Malaikat. Dalam memberikan attunement, seorang guru tidak dapat bertindak sebagai diri sendiri. Seorang guru berkeyakinan bahwa dirinya hanyalah perantara, sebagai salah satu alat Tuhan, dimana yang memberi kemampuan adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tidak ada energi apapun yang dimasukkan ke dalam tubuh murid. Secara sederhana, bisa dikatakan guru hanya membuka pintu energi, sedangkan Energi Malaikat adalah energi yang datang karena berkat Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan demikian, meskipun attunement dilakukan secara beramai-ramai, semua murid akan mendapatkan hasil yang relatif sama, sebanding dengan kesungguhan dan niat baik murid. Di sisi lain, seorang Master meskipun dalam sehari melakukan attunement berkali-kali, dia tidak kehabisan energi, karena dia tidak memindahkan energinya kepada murid.

Attunement berbeda dengan pengisian (baca : transfer / pemindahan energi). Kelebihan attunement dibanding “pengisian” adalah menghindari efek samping dari energi yang tidak cocok atau tidak seimbang. Terutama jika energi yang ditransfer guru kurang bersih karena mungkin guru tersebut sedang dalam kondisi emosi sedih/marah/bernafsu/dll., sehingga bisa mencemari energi murid yang mungkin lebih murni. Pencemaran energi biasanya menimbulkan efek gangguan pada kesehatan fisik maupun mental. Karena attunement Asmak Malaikat hanya membuka pintu energi, sedangkan energi yang mengisi adalah langsung dari Tuhan, maka tidak perlu takut akan adanya resiko, dan pastinya energi yang akan didapat murid sangat murni dan selaras dengan tubuh.

Attunement tidak bisa dilakukan secara paksa atau tanpa diketahui murid yang bersangkutan. Murid harus sadar sepenuhnya dan sengaja mengikuti proses attunement. Selain itu, yang paling penting adalah niat/tujuan positif dari murid sendiri. Jika murid mengikuti attunement dengan tujuan yang negatif, maka dipastikan attunement tidak akan berhasil membuka pintu energi. Jika tujuan negatif tersebut muncul setelah attunement dan setelah murid memiliki kemampuan spiritual, maka kemampuan spiritualnya akan berkurang sebanding dengan intensitas niat negatif tersebut dan sebanding dengan kejahatan yang pernah dilakukan murid. Seketika murid menyadari kesalahannya, maka energi Asmak Malaikat akan kembali seperti semula.

Seperti yang pernah kami singgung di halaman sebelumnya, bahwa murid-murid Mbah Anshori mengembangkan Asmak Malaikat dengan cara dan gaya-nya masing-masing. Kami yang kebetulan mengenal internet, dengan pertolongan Tuhan, berhasil mengembangkan teknik attunement yang bisa diikuti oleh semua orang dari berbagai tempat, tanpa harus bertemu dengan guru/master. Kami akan bahas teknik attunement hasil karya Master Narendra ini secara khusus nanti. Sekarang kami akan memberi tahu Anda tradisi asli penurunan Asmak Malaikat.

Tata Cara Penurunan Menurut Tradisi Asli

Mbah Anshori menurunkan Asmak Malaikat dengan caranya yang khas dan agak merepotkan. Mungkin itulah cara yang diajarkan Sunan Muria kepada Mbah Anshori. Sebelum semuanya dimulai, Mbah Anshori menyiapkan ketan dan beberapa potong kecil kulit kerbau yang dibungkus dengan daun pisang. Selain itu juga harus ada segelas air putih / air mineral. Kemudian murid dibawa masuk ke dalam kamar khusus, dan diminta untuk menirukan kalimat afirmasi (doa) yang diucapkan oleh Mbah Anshori. Selama menirukan ucapan Mbah Anshori, jari telunjuk tangan kanan murid dimasukkan ke dalam gelas berisi air. Setelah selesai mengucapkan kalimat afirmasi, maka murid memakan ketan dan potongan kulit kerbau. Kemudian meminum air tersebut. Setelah itu baru dijelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan Asmak Malaikat.

Mbah Anshori menyebut proses tersebut sebagai proses “baiat” (perjanjian), karena sebelum guru menjelaskan tentang Asmak Malaikat, murid akan dimintai janji agar menggunakan Asmak Malaikat untuk kebaikan saja. Sebagian guru yang lain menyebut proses tersebut dengan istilah “ijazah”. Ada juga yang menyebutnya “pengisian” karena mungkin mengira bahwa dalam proses itu, Mbah Anshori mengisikan energinya kepada murid. Padahal menurut kami, segala energi yang diperoleh dalam proses penurunan ilmu adalah berasal dari energi ilahi yang terwujud dalam bentuk malaikat-malaikat. Oleh karena itu, kami lebih senang menyebut proses itu dengan istilah “penyelarasan” atau “attunement”. Bukankah sebagai manusia, seorang guru hanya bisa memohon kepada Tuhan dengan cara yang diyakininya, agar murid yang dibimbingnya diberikan kemampuan spiritual tertentu oleh Tuhan Yang Pengasih?

Hasil Pengembangan Master Rama Narendra

Proses attunement sangat mudah, cepat dan bisa dimana saja. Attunement dilakukan dengan cara menyiapkan segelas air mineral, mendengarkan sebuah alunan musik yang “dikerjakan” secara khusus oleh Master Narendra sehingga bisa menjadi sarana penyelarasan energi Asmak Malaikat. Musik ini direkam dalam file midi yang bisa Anda putar di Komputer, MP3 Player, atau Hand Phone. Untuk memudahkan penyebutan, kita namakan saja musik tersebut dengan “Audio Attunement”. Tidak semua orang yang mendengarkan Audio Attunement tersebut langsung menguasai Asmak Malaikat. Audio Attunement hanya akan bermanfaat apabila digunakan oleh orang yang berniat positif dan berhak (mendapat izin dari Master Rama Narendra)

Kami berharap Anda tidak menanyakan: Bagaima bisa?  Attunement dilakukan hanya dengan mendengarkan rekaman suara..! – Master Narendra punya alasan tersendiri untuk merahasiakan bagaimana cara kerja teknik attunement praktis yang merupakan hasil cipta rasa dan karsa Master Narendra sendiri. Meskipun tidak ada penjelasan ilmiah, tetapi tentunya kami tidak akan menggunakan teknik praktis ini jika tidak terbukti efektif. Anda pun kami beri kesempatan gratis untuk membuktikan efektifitas teknik attunement tersebut.

Kami telah melakukan ujicoba teknik praktis ini, dan hasilnya sungguh memuaskan. Semoga teknik baru yang ditemukan Master Narendra setelah melakukan meditasi beberapa hari tersebut, bisa menjadi solusi atas kesulitan dalam menjalani olah spiritual. Teknik Attunement praktis ini menggabungkan antara tradisi dan teknologi masa kini agar Anda bisa mendapatkan pelajaran spiritual dari manapun juga, kapan saja, dan tanpa harus bertemu langsung dengan guru. Dilain pihak, kami tetap menerima tamu (murid) yang sekedar ingin bertemu atau mendapatkan attunement secara langsung.

Setelah attunement selesai, maka dipastikan pintu energi Asmak Malaikat di tubuh murid sudah terbuka. Pintu energi ini adalah tempat jalan masuk dan diserapnya energi ilahi saat murid melakukan meditasi afirmasi. Semakin banyak pintu energi Asmak Malaikat yang dibuka (dengan mengikuti attunement tingkat selanjutnya), maka energi maksimal yang bisa diserap semakin besar.

Pada umumnya, setelah Anda mengikuti proses attunement dan sudah hafal afirmasi-nya, maka Anda sudah bisa memanfaatkan energi Asmak Malaikat Tingkat 1 untuk beladiri, keselamatan dan penyembuhan untuk diri sendiri. Dengan kerutinan Anda melakukan meditasi afirmasi disertai sikap pasrah, kemampuan spiritual Anda akan semakin berkembang.

Apabila indera perasa Anda cukup peka, maka Anda bisa merasakan sensasi hawa panas, dingin dan getaran-geratan lembut di sekujur tubuh Anda ketika Anda mendapatkan attunement dan melakukan meditasi afirmasi. Terutama di daerah kepala bagian atas (cakra makhkota). Anda juga akan merasakan adanya getaran energi yang masuk menelusuri tulang punggung Anda. Selain itu, untuk mendapatkan keyakinan penuh, Anda bisa melakukan pembuktian adanya energi. Cara pembuktian akan dijelaskan secara khusus dalam panduan yang akan Anda download.

Note : Istilah Attunement Asmak Malaikat pertamakali digunakan oleh Master Rama Narendra. Sekedar untuk memperjelas bahwa sebenarnya yang terjadi saat penurunan ilmu bukanlah pengisian atau pemindahan energi dari guru kepada murid, melainkan penyelarasan energi yang dilakukan guru terhadap murid agar murid bisa memanfaatkan energi Asmak Malaikat. Sebelumnya, seluruh proses penurunan Asmak Malaikat lebih dikenal dengan istilah pengisian atau baiat.

MEDITASI AFIRMASI

Afirmasi (Auto-suggestion) adalah melakukan pemantapan keyakinan diri dengan mengucapkan sebuah harapan secara berulang-ulang. Misalnya menyatakan, “Aku mampu menyelesaikan semua masalah yang menimpaku. Aku selalu bahagia dan menikmati setiap tantangan kehidupan.” Itu hanya sebuah contoh afirmasi secara umum, dan semua orang bisa membuat afirmasi yang cocok dengan dirinya sendiri untuk mendapatkan kepercayaan diri dan motivasi dalam meraih cita-cita.

Melakukan auto-suggestion atau afirmasi bagi orang lain yang tidak mengerti tujuan yang hendak kita capai mungkin akan menganggap kita gila. Tetapi menurut seorang ahi psikologi, Albert Cray, “Salah satu penentu sukses yang umum adalah membiasakan diri melakukan hal-hal yang tidak dilakukan oleh orang-orang yang gagal.” Karena auto-suggestion atau afirmasi dengan disertai keyakinan terbukti sangat berpengaruh terhadap pikiran dan kegigihan kita dalam melakukan langkah-langkah yang mendekatkan diri terhadap target yang ingin kita capai.

Dalam istilah spiritual, kalimat afirmasi adalah kalimat yang diyakini bisa menjadi perantara datangnya pertolongan Tuhan. Dalam hal ini, afirmasi juga bisa disebut doa (harapan) seorang hamba kepada Tuhannya. Orang jawa menyebut afirmasi sebagai Mantra, tetapi kami lebih senang menggunakan istilah afirmasi, untuk menghindari kesan negatif yang melekat pada kata Mantra. Padahal jika kita mendalami ilmu tentang mantra, maka tidaklah semua mantra itu negatif.

Kalimat Afirmasi Asmak Malaikat terdiri dari bahasa jawa bercampur bahasa arab. Bagi Anda yang bukan orang jawa dan tidak bisa berbahasa arab, jangan pesimis dulu. Bagi orang sehat dan memiliki kecerdasan rata-rata, kami pastikan, tidak akan mengalami kesulitan dalam mengucapkan dan menghafalkannya. Bahkan untuk afirmasi tingkat satu teramat pendek, sehingga siapapun, bisa menghafalkannya dalam beberapa menit.

Meditasi adalah aktivitas perenungan mendalam terhadap suatu. Aktivitas ini merupakan usaha yang membawa pikiran/kesadaran menuju keadaan hening, sehingga terbuka kesadaran bahwa diri ini adalah bagian dari kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. Meditasi merupakan cara yang sangat efektif untuk mengenal diri sendiri, sekaligus mengendalikannya. Kita bisa menjadi manusia sejati, yaitu diri kita yang sesungguhnya, tanpa dipengaruhi oleh “kekuatan negatif” yang tidak kita inginkan. Apakah kekuatan negatif itu? Kekuatan negatif adalah segala emosi/perasaan, nafsu, niat dan pikiran negatif yang menghantarkan kita kepada perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Jadi apakah Meditasi Afirmasi itu?

Meditasi adalah sebuah aktivitas penghayatan terhadap kalimat afirmasi Asmak Malaikat. Meditasi Afirmasi merupakan latihan menyerap dan menghimpun energi malaikat yang sangat mudah dilakukan. Anda tidak perlu melakukan gerakan tertentu, bahkan Anda tidak perlu berkonsentrasi atau memusatkan pikiran. Dalam meditasi afirmasi, Anda hanya perlu duduk dengan posisi bebas dan melemaskan seluruh otot badan. Meditasi afirmasi boleh dilakukan dengan mata terbuka atau mata terpejam. Semakin santai tubuh dan pikiran, maka semakin besar energi yang bisa diserap. Dalam kondisi yang santai itu, Afirmasi Asmak Malaikat dibaca di dalam hati atau diucapkan berulang-ulang.

Meditasi Afirmasi boleh dilakukan kapan saja, dengan syarat Anda berada di tempat yang bersih. Melakukan meditasi di tempat yang kotor misalnya toilet, atau tempat pembuangan sampah memang tidak menyebabkan keburukan bagi Anda dan tidak merusak pintu energi yang sudah terbuka, tetapi juga tidak memberikan hasil yang maksimal.

Manfaat utama Meditasi Afirmasi adalah :

Membuka / memekarkan lebih lebar, mengaktifkan, membersihkan dan menyelaraskan cakra-cakra dan saluran-saluran energi di tubuh eterik / roh.

Melatih kesabaran, ketekunan dan kedisiplinan.
Menenangkan batin, kesadaran spiritual, lebih mudah mengendalikan diri.
Meningkatkan kepercayaan diri, kharisma dan kewibawaan.
Membersihkan energi negatif yang menghalangi kehidupan.
Menjaga kesehatan fisik, mental, dan mengobati berbagai penyakit yang ada pada diri sendiri.
Menjaga keselarasan energi tubuh Anda dengan Energi Malaikat.

Menjaga dan meningkatkan kinerja cakra-cakra dan saluran energi di seluruh tubuh, terutama cakra mahkota sebagai pintu masuk energi.

Menghilangkan stress dalam waktu cepat, mengurangi emosi negatif seperti marah, dendam, kebencian berlebih dan sebagainya.
Menyerap Energi Malaikat untuk dikonversi menjadi Tenaga Dalam.

Mengasah kepekaan rasa dan membangkitkan berbagai kemampuan supranatural (kemampuan melebihi manusia pada umumnya).

Menurut Mbah Anshori, semakin banyak melakukan meditasi afirmasi, maka semakin besar energi yang terhimpun, dan kemampuan spiritual pun menjadi semakin baik. Meditasi afirmasi harus dilakukan selama 7 malam berturut-turut setelah Anda mendapatkan attunement Asmak Malaikat tingkat berapapun. Dalam meditasi tersebut kalimat afirmasi harus dibaca minimal 41 kali. Meditasi afirmasi selama 7 malam ini berfungsi untuk pemantapan dan semakin menyelaraskan. Setelah 7 malam, Anda tidak harus melakukan meditasi afirmasi setiap malam. Namun untuk menjaga hafalan kalimat afirmasi, kami menyarankan Anda membacanya setiap hari meskipun hanya sekali.

Energi Malaikat dan Tenaga Dalam

Seorang praktisi Asmak Malaikat, dalam dirinya bisa mengalir dua jenis energi, yaitu Energi Malaikat dan Tenaga Dalam. Energi Malaikat adalah energi yang secara langsung berasal dari Malaikat Pelindung yang diyakini membantu praktisi Asmak Malailaikat. Kualitas dan kuantitas Energi Malaikat tidak tergantung kualitasi dan kuantitas meditasi afirmasi Anda. Meskipun Anda hanya melakukan meditasi afirmasi 5 menit setiap hari, Anda tidak akan kehabisan dalam menggunakan Energi Malaikat untuk berbagai keperluan. Energi Malaikat langsung terpancar dari malaikat. Ketika Anda berniat untuk mengunakannya, maka Anda hanya perlu santai dan pasrah agar Energi Malaikat mengalir dengan sendirinya. Anda pun tidak akan merasakan kelelahan setelah menggunakan Energi Malaikat.

Syarat utama menggunakan Energi Malaikat adalah tujuan yang positif. Energi Malaikat yang sangat luar biasa hanya muncul ketika benar-benar dibutuhkan, bukan untuk main-main dan dipastikan tidak akan muncul ketika praktisi Asmak Malaikat bertujuan negatif.
Karena secara alami, tubuh manusia tidak mampu menyimpan Energi Malaikat yang sangat lembut dan bersih, maka ketika Anda melakukan meditasi afirmasi Energi Malaikat dikonversi secara otomatis oleh cakra jantung dan cakra pusar menjadi Tenaga Dalam agar bisa “dicerna” dan dimanfaatkan tubuh.

Tenaga Dalam berbeda dengan Energi Malaikat dari segi kebersihannya dan kehalusan getarannya. Kualitas dan kuantitas Tenaga Dalam sangat tergantung dengan meditasi afirmasi yang Anda lakukan. Semakin baik dalam melakukan meditasi, maka semakin halus dan bersih Tenaga Dalam yang tersimpan dalam tubuh. Sifat Tanaga Dalam seperti battery, energinya terbatas, bisa habis jika digunakan dan bisa di-isi-ulang dengan cara meditasi afirmasi.
Berbeda dengan Energi Malaikat, yang hanya bisa digunakan untuk tujuan positif, Tenaga Dalam lebih luwes. Tenaga Dalam bisa digunakan sebebas-bebasnya sesuai keinginan orang yang memilikinya. Bahkan untuk keperluan yang kurang penting, misalnya ujicoba kekebalan kulit, atraksi tenaga dalam, mematahkan benda keras, tahan api, dan sebagainya.

Ketika seorang praktisi Asmak Malaikat melakukan kejahatan yang disengaja atau berniat untuk kejahatan, maka hanya Tenaga Dalamnya berfungsi. Namun perlu di-ingat, meskipun Tenaga Dalam bisa digunakan secara bebas, tetapi jika tujuan awal Anda mempelajari Asmak Malaikat adalah untuk tujuan negatif, dipastikan Anda tidak akan berhasil. Jika tujuan negatif itu muncul setelah Anda memiliki Asmak Malaikat, maka seketika Malaikat pelindung Anda akan menjauhi Anda, dan yang tertinggal adalah Tenaga Dalam yang habis pakai. Namun jika Anda sudah bertobat, seketika Malaikat pelindung Anda akan menyertai dan membantu Anda lagi.

CATATAN :

Energi Malaikat yang kami maksud adalah energi yang dipancarkan oleh Malaikat yang diyakini mengikuti dan membantu orang yang belajar Asmak Malaikat. Anda bisa membaca tentang Energi Malaikat di artikel Mekanisme Pertolongan Tuhan.

Tenaga Dalam adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut energi metafisika yang tersimpan di dalam tubuh. Sebenarnya ada berbagai jenis energi metafisika yang bisa disimpan di dalam tubuh manusia. Khusus istilah Tenaga Dalam yang kami gunakan di website ini (asmakmalaikat.com) hanya mengacu pada energi malaikat  yang telah terkonversi menjadi energi yang layak disimpan di dalam tubuh. Tenaga Dalam yang diperloleh dengan meditasi afirmasi lebih lebih lembut getaran energinya, tetapi lebih kuat. Berbeda dengan tenaga dalam hasil olah nafas yang getarannya lebih kasar.

Setiap benda memiliki aura, baik itu redup atau terang. Tenaga Dalam yang tersimpan dalam tubuh akan memancarkan lebih terang aura seseorang. Aura ini dapat dilihat oleh orang-orang yang memiliki kewaskitaan. Perlu Anda ketahui, di luar sana banyak orang mengaku “waskita” bisa menerawang, bisa melihat ini-itu, tetapi hanya bohong belaka. Berhati-hatilah dalam berguru, carilah guru yang benar agar Anda tidak merugi. Umumnya kewaskitaan adalah bakat bawaan atau hanya bisa dimiliki oleh orang yang sudah tenang batinnya dan sudah tidak terikat dengan keduniawian.

PRAKTEK MENGGUNAKAN ENERGI MALAIKAT

Setelah mendapatkan attunement untuk pertama kali, seorang murid langsung bisa menggunakan Energi Malaikat untuk pengobatan dan mulai saat itu juga murid terlindungi dari berbagai bahaya yang mengancam jiwa-raga. Sedangkan untuk manfaat lainnya, akan didapatkan murid setelah murid melakukan Meditasi Afirmasi selama beberapa hari. Meditasi afirmasi yang rutin akan mengasah berbagai kemampuan spiritual dengan sendirinya.

Pada dasarnya, manfaat Asmak Malaikat Tingkat 1 sampai 5 memiliki kesamaan yaitu untuk keselamatan, beladiri, pengobatan, pembersihan jiwa (tubuh eterik), meningkatkan kepercayaan diri, mengaktifkan cakra utama dan cakra penting lainnya, membangkitkan tenaga dalam, ketenangan batin, meningkatkan kesadaran dan sarana pendekatan diri kepada Tuhan. Namun bisa dimengerti pula bahwa semakin tinggi tingkatan ilmu murid, semakin besar juga energi/kemampuan maksimal yang bisa didapatnya. Dan ada juga manfaat khusus pada tingkatan tertentu yang tidak didapat pada tingkatan sebelumnya.
Anda sudah disebut praktisi Asmak Malaikat ketika Anda mulai mempraktekkan Asmak Malaikat Tingkat 1 dalam kehidupan sehari-hari Anda. Seorang praktisi tidak harus mempelajari semua tingkatan Asmak Malaikat. Bahkan sebagian besar praktisi Asmak Malaikat – yang tidak berniat mengajarkan Asmak Malaikat kepada orang lain – merasa cukup pada tingkat 3.

Cara menggunakan Asmak Malaikat sangat mudah. Cukup dengan membaca afirmasi dengan niat tertentu disertai kepasrahan pada kehendak Tuhan, maka Energi Malaikat akan menuju pada apa yang Anda niatkan. Bahkan untuk manfaat perlindungan, seorang praktisi tidak harus melakukan apapun. Dalam kondisi sadar ataupun tidak, dari sisi manapun bahaya itu mengancam, niscaya akan selalu selamat.
Asmak Malaikat memiliki banyak sekali manfaat. Karena besarnya manfaat, kami sampai tidak bisa membatasi apa saja yang bisa dan tidak bisa diperoleh dari Asmak Malaikat. Manfaat Asmak Malaikat terus berkembang, seiring pengembangan dan pengalaman murid-murid selama mempelajari Asmak Malaikat. Banyak manfaat yang kemudian diketahui setelah terjadi suatu peristiwa. Kami rasa, terbuka bagi siapapun untuk mengembangkan potensi Asmak Malaikat yang masih menjadi misteri. Sejauh Tuhan berkehendak, sejauh itulah kemampuan spiritual yang bisa kita dapatkan dari Asmak Malaikat.

PEMBUKTIAN ASMAK MALAIKAT

Murid bisa melakukan ujicoba kebenaran Asmak Malaikat dengan berbagai cara. Bagi murid yang bermental kuat, tidak merasa ngeri/takut, boleh melakukan ujicoba dengan bacokan, tusukan, bahkan sayatan senjata tajam. Ada juga murid yang berani ujicoba dengan tembakan senapan angin. Namun untuk yang belum berani, bisa ujicoba dengan menyalurkan Energi Asmak Malaikat ke buah/sayuran dengan tujuan menghambat kebusukannya. Khusus untuk Asmak Malaikat tingkat 3 bisa diujicoba dengan menyalurkan energi ke telur yang dierami induknya, niscaya telur tidak bisa menetas.
Namun sekali lagi kami tegaskan, bahwa keberhasilan ujicoba bukanlah tujuan utama dari belajar Asmak Malaikat. Keberhasilan ujicoba bukanlah jaminan seorang murid bisa memanfaatkan Asmak Malaikat pada saat dibutuhkan. Dalam kenyataanya, banyak murid yang memilih tidak melakukan ujicoba, tetapi dalam praktek keseharian dia mampu memanfaatkan Asmak Malaikat untuk berbagai keperluan yang sangat berguna bagi dirinya dan bagi orang lain. Banyak juga orang yang menjadi yakin, hanya karena merasakan sensasi berupa getaran dan hawa panas/dingin saat proses attunement dan saat dia melakukan meditasi afirmasi.

Keberhasilan ujicoba sangat tergantung seberapa besar Tenaga Dalam yang terkandung dalam diri murid. Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, Tenaga Dalam yang besar tergantung kualitas dan kuantitas Meditasi Afirmasi. Kesimpulannya, jika seorang murid ingin berhasil dalam berbagai ujicoba, maka harus tekun melakukan meditasi afirmasi.
Ketika seseorang murid melakukan ujicoba, misalnya dengan tusukan, maka dia akan menggunakan Tenaga Dalam yang tersimpan di dalam tubuhnya. Energi Malaikat secara langsung tidak bisa digunakan untuk keperluan ujicoba atau keperluan lain yang kurang bermanfaat. Namun ingat, Tenaga Dalam yang tersimpan di tubuh bisa saja habis jika terlalu banyak dipakai.

Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh murid yang sedang ujicoba adalah “terlena dalam kekaguman” sehingga tidak menyadari bahwa Tenaga Dalam-nya sudah habis. Ketidaktahuan ini wajar, karena untuk teknik deteksi energi hanya bisa dikuasai oleh murid yang sudah mendapatkan attunement tingkat 4.  Beberapa kali dilaporkan, bahwa sewaktu murid asyik melakukan ujicoba dengan tusukan jarum, tiba-tiba pada tusukan ke-sekian kali, jarum bisa menembus kulit. Padahal sebelumnya sama sekali jarum tidak menembus kulit. Hal ini dikarenakan Tenaga Dalam yang sudah habis.

Oleh karena itu, saran kami, jika Anda belum yakin dan ingin melakukan ujicoba, maka lakukanlah sesekali saja, sekedar untuk mendapatkan keyakinan. Jangan lakukan ujicoba berulang-ulang, meskipun rasanya sangat menyenangkan. Berhati-hatilah pada perasaan Anda, kesenangan dalam ujicoba bisa jadi kerena Anda merasa “wah saya hebat..!!”. Rasa bangga pada diri sendiri bisa menimbulkan kesombongan. Kami tidak menyarankan murid untuk ujicoba. Kami lebih senang jika murid bisa menggunakan Asmak Malaikat untuk tujuan yang lebih berguna. Pemanfaatan energi untuk tujuan yang kurang penting bisa menghambat perkembangan spiritual.
Berbeda apabila murid menggunakan Asmak Malaikat untuk pengobatan yang dilakukan dengan tulus, maka tenaga dalam yang tersimpan di tubuh tidak begitu berperan. Energi yang digunakan adalah Energi Malaikat secara langsung. Seorang praktisi yang sedang mengobati pasien, tidak akan merasakan lelah atau kehabisan energi. Bahkan cenderung semakin sehat dan segar karena baru saja dirinya menjadi parantara aliran Energi Malaikat.
Begitu pula untuk perlindungan dari marabahaya. Asmak Malaikat berfungsi secara otomatis, meskipun orang yang diserang tidak tahu atau dalam kondisi tidur. Energi Malaikat melindungi tanpa henti setiap saat. Tidak peduli seberapa besar serangan yang menimpa, selama Anda berada pada pihak yang benar, maka Energi Malaikat melindungi Anda sampai semua orang yang menyerang memutuskan untuk menyerah. Bahkan jika Anda sudah mengikuti attunement tingkat 2 atau lebih tinggi, penyerang tidak bisa menyentuh, dalam jarak sekitar 5 meter penyerang akan terjatuh dan lemas badannya.
Bagaimana jika saya diserang karena kesalahan saya ? Misalnya, saya dipukuli orang karena mobil saya menabrak seorang pejalan kaki?” – Jika kesalahan itu tidak Anda sengaja, maka Energi Malaikat tetap melindungi Anda. Namun jika Anda dipukuli orang karena Anda telah berbuat jahat, maka yang berperan adalah Tenaga Dalam Anda. Selama apakah Anda bisa bertahan dan sekuat apakah efek perlindungan dari serangan (karena kejahatan Anda) tergantung oleh Tenaga Dalam yang tersimpan di tubuh Anda.

Asmak Malaikat tidak membuat Anda menjadi manusia super yang tidak kenal sakit dan luka. Tubuh para praktisi Asmak Malaikat tetap seperti tubuh manusia pada umumnya, tetapi punya “pelindungan” yang selalu siap melindungi apabila diperlukan. Meskipun energi malaikat melindungi Anda dari penyakit, tetapi apabila Anda kurang istirahat, makan tidak teratur, dan terlalu banyak pikiran, Anda tetap bisa terkena penyakit-penyakit ringan seperti flu, batuk dan masuk angin. Walaupun kadar sakit yang Anda derita tentunya sudah sangat berkurang dan lebih cepat sembuh dibanding sebelum mempraktekkan Asmak Malaikat. Sedangkan untuk penyakit yang mematikan seperti kanker dan HIV, diyakini Asmak Malaikat memberi pelindungan dan pencegahan sepenuhnya.

Praktisi Asmak Malaikat tetap bisa terluka, khususnya luka-luka kecil yang tidak disengaja seperti lecet, tertusuk jarum, tersayat pisau cukur dan sebagainya. Selama luka tersebut dinilai tidak membahayakan nyawa (menyebabkan kematian), maka energi malaikat hanya berfungsi meminimalkan efek luka dan mempercepat penyembuhan luka. Pembedahan medis dan suntikan tetap bisa dilakukan dengan lancar, sedangkan luka operasi akan lebih cepat sembuh.
Adanya Asmak Malaikat – yang merupakan usaha batin – adalah sebagai pelengkap usaha lahir yang biasa kita lakukan. Tetaplah berhati-hati dalam segala kegiatan kita agar kita terhindar dari segala kecelakaan. Anda tidak dibenarkan untuk hidup sesuka hati karena merasa Asmak Malaikat menjadikan Anda “kebal” dari segala gangguan. Apabila Anda punya perasaan demikian, justru perasaan seperti ini bisa menghambat mengalirnya energi malaikat. Tetaplah rendah hati (bukan rendah diri), bersikap menghormati orang lain, dan pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Intinya, seorang praktisi Asmak Malaikat tidak pantas merasa sombong atas ilmu yang dimilikinya.

About these ads

~ oleh sanusiz pada April 16, 2011.

2 Tanggapan to “Asma Malaikat”

  1. assalamualiakum Wr Wb.
    ijinkanlah saya ikut mendawamkan asmak khodam raja malaikat. tetapi saya belum tahu alamat guru yang bisa bimbing saya untuk belajar dan mengamalkan asmak tersebut.sudilah kiranyan guru yang budiman bersedia kiranya membimbing saya. jazza kumulloh khoirun katsirr…

    • wa alaikum salam . saya minta maaf saya sendiri juga belum mengamalkan asma tersebut karena asma ini di dapat dari teman saya. asma malaikat itu ada beberapa versi jadi yg saudara maksud asma malaikat versi yg mana ? yang ada di blog ini asma malaikat papat dan asma malaikat sunan muria tingkat 1 dan 3 ( keduanya bermantra kejawen )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: